Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2012

Berlatih Memahami 2(dua) Esai

Oleh: Labibah Musfiroh Coba baca terlebih dahulu esai “ Kapankah Kesusastraan Indonesia Lahir? ” oleh Ajip Rosidi dan  esai “ Perintis Sastra Indonesia Modern ” oleh Maman Mahayana. Setelah itu, maka pertanyaan-pertanyaan mengenai Ajip Rosidi sebagai berikut: 1.    Apa masalah yang diangkat oleh Ajip Rosidi? Masalah yang diangkat oleh Ajip adalah kekacauan para penelaah sastra Indonesia pada umumnya yang tidak disertai dengan argumen-argumen yang jelas. 2.    Apa kesimpulannya? Kesimpulannya adalah banyak para sarjana-sarjana asingyang tidak mengikuti perkembangan bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia dari dalam, perubahan itu hanyalah perubahan nama mencakup sastranya pula. Lebih malang pula, karena para penelaah sastra kita yang darahnya 100% nasional dan keyakinan kebangsaannya tak usah diragukan itu, dalam mengahadapi hasil-hasil telaah para sarjana atas angin itu, tidak mampu mencernakannya dengan baik, melainkan secara mentah-ment...

Penyebab Diterima atau Tidaknya sebuah Artikel Oleh Media Massa

" Oleh: Labibah Musfiroh" Penyebab Artkel Diterima di Media masa:             Judul artikel menarik (menarik, unik, aneh, dan disukai oleh banyak orang).         Terdapat kata kunci.             Badan artikel (ilmu pengetahuan yang menarik dan bermanfaat).         Tata tulis sesuai dengan ejaan dan bahasa yang digunakannya komunikatif. Penyebab Ditolaknya Artikel di Media Masa:         Topiknya kurang aktual(tidak uptodate).         Argumen dan pandangan yang dikemukakan penulis bukan hal yang baru.         Cara penyajiannya yang terlalu panjang dan masih menggunakan bahasa lisan yang berputar-putar.          Konteksnya kurang jelas dan bahasa...

Kacang Tak Pernah Lupa Pada Kulitnya

Sebuah cerpen yang Fiksi! Baca dan simpulkan sendiri maknanya :) Oleh: Labibah Musfiroh                                Ada sebuah kalimat yang selalu aku dengar dari Pamanku yang tak akan pernah kulupakan.  “Shemi, teman itu ada masanya. Gak selalu kamu dekat terus sama sahabatmu yang sekarang,” aku selalu membayangkan Paman berbicara seperti itu  ketika kulihat gambarnya pada foto keluarga yang tergantung di dinding ruang tamu.  Pamanku memang sudah menghadap Tuhan lebih dulu. Aku rindu sekali dengannya. Kini aku tak tahu pada siapa aku bercerita tentang apa yang aku alami saat ini. Ibuku sibuk dengan pekerjaan kantornya. Sedangkan Ayahku entah berada dimana keberadaanya sekarang. Sahabatku yang dahulu dekat dengannku kini aku tidak tahu kabarnya. Ingin menangis tapi aku selalu menahannya. Karena aku bingung harus menangis di bahu siapa? E...

Sehari Bersama Transjakarta

Sebuah cerpen.. Oleh: Labibah Musfiroh                                 Minggu pagi, tanggal 26 Februari 2012. Bella terbangun dari tidurnya pukul 06.00. Matanya yang setengah sayu itu pun perlahan-lahan terbuka karena tak kuat menahan terangnya sinar matahari yang masuk dari arah jendela kamarnya. Bella bangun dari tempat tidur  dan seraya mengulet-uletkan badannya sambil mulutnya yang menguap. Handphone adalah benda pertama yang selalu ia pegang setiap kali ia bangun dari tidur.     “Tinuuuniitt tinuuuutt..” (dering suara ponsel Bella).     Ketika dilihat, ia baru sadar bahwa itu bunyi alarm untuk bertemu dengan Ari sahabat baiknya sejak kecil.  Tanpa banyak tingkah lagi, Bella langsung mengambil handuk dan berlari menuju kamar mandi. Setelah selesai mandi, Bella pun bersiap-siap, namun ketika Bella mencoba untuk menghub...