Berteori dan Berpikir Kritis tulisan dari G.S. Kumajas (1954) yang berjudul “ Apakah Karawang-Bekasi Sebuah Plagiaat?”
G.S. Kumajas (1954) yang berjudul “ Apakah Karawang-Bekasi Sebuah
Plagiaat?”
1. Apa masalahnya?
Masalahnya
adalah betapa banyaknya persamaan antara sajak Chairil Anwar “Kenang, Kenanglah
Kami” dan sajak Archibald MacLeish “The Young Dead Souldier”. Apakah seorang
Chairil mengikuti atau kebetulan berpikiran sama dengan Archibald dalam
pembuatan sajak itu?
2. Apa kesimpulannya?
karya
Chairil dengan karya MacLeish di sini memang boleh dikatakan serupa, karena itu
ia bukanlah plagiaat.
3. Apa alasannya?
alasannya
jika Chairil denagn sadar menyalin MacLeish, mengapa ia tidak mulai saja dengan
kalimat pertama “The Young Soldiers do not speak”, salah sebuah kalimat dan
yang menentukan juga sifatnya. Chairil memulai dengan kalimat yang juga kuat
dan menentukan suasana dan dunia sendiri. jadi, Chairil bukanlah seorang
plagiaat.
4. Apa asumsinya.
asumsinya
adalah mengapa sajak Chairil dengan sajak MacLeish itu serupa, dan penulis
sepertinya memojokkanChairil karena keserupaan sajaknya itu? hal yang
memperkuat asumsinya itu adalah MacLeish lebih dahulu membuat sajak yang
dianggapnya serupa itu daripada Chairil.
Comments
Post a Comment