Badan bertubuh mungil itu kini tak selincah dulu, kian
kemari kian pula terlihat sosok yang selalu dihantui rasa kantuk. Mukanya tak
seberhias dulu, dulu.. yang penuh semangat dan ambisi untuk menyelesaikan
segala masalah yang dihadapinya.
Ada hal yang telah
mengubahnya secara signifikan, namun entah apa yang telah membuatnya itu. Pertanyaan
elusif itu sungguh mengganggu pikiran orang-orang di sekitarnya. Apa yang
sesungguhnya terjadi? Apa kini sudah ada yang memberi corak pada hidupnya yang
selalu polos itu?
Teka teki itu merebak dan membuat siapa saja kesuliatan untuk
memecahkannya. Sikapnya yang berubah dari periang hingga penyendiri,
begitu pasrah dengan apa yang terjadi di depannya. Hampa..
Banyak spekulasi yang muncul terhadap dirinya. Lantas, apa
ia peduli? Untuk sekadar menoleh saja dengan orang-orang yang berasumsi
terhadapnya itu sudah merupakan prestasi. Sudah tak ada lagi yang
dipedulikannya. Hidupnya hanya untuk sekadar menjalani hidup dan mencoba untuk
mewarnai harinya. Namun sayang, hal itu tak pernah didapatkannya lagi, kini ia
hanya ingin istirahat dari segalanya, ingin menyendiri dari hal-hal yang selalu
diusahakannya.
Ingin menjadi tidak berguna lebih tepatnya.
Sekali lagi, ini sajak elusif.
Comments
Post a Comment