Skip to main content

Sahabat nomor satu?

             Oleh: Labibah Musfiroh

Yup. Kali ini saya akan membahas tentang "sahabat" mari merapat!!
pertama-tama apa sih yang ada di benak kalian tentang sahabat?
hmmm.. pasti beda-beda dong ya pemikiran tiap orang dan kita harus hargai itu. Namun, di sini saya akan membahas sedikit tentang sahabat menurut versi saya. Kalau menurut KBBI Artinya adalah kawan atau teman. Tapi mungkin beberapa orang menganggap sahabat adalah lebih dari sekedar teman. Hmmm.. bisa dibilang sahabat udah seperti orang yang selalu ada dalam kehidupan. Baik dalam keadaan senang maupun susah. Sahabat juga merupakan brangkas yang aman untuk menyimpan kisah rahasia yang belum tentu orang lain ketahui. Kadang pula sahabat sudah kebal dengan apapun yang keluar dari mulut kita. Mereka sangat mudah untuk diajak bercanda. Bahkan sahabat dapat merasakan apa yang sedang dirasakan oleh temannya.
Hhmmmm.. namun, tahukah kamu bahwa sebenernya sahabat itu juga manusia yang harus diperlakukan layaknya sahabat (yaiyalah ya -_-). Agak ribet sih ya bahasanya. Tapi gini deh intinya, keberadaan sahabat kadang terlupakan ketika temannya sudah memiliki pacar/kekasih. Nah loh!?
bener ga sih? Ahaha mungkin di antara kalian pernah ada yang mengalaminya. Sahabat selalu ada pas mereka single (tidak memiliki kekasih). Nah ketika sudah memiliki kekasih kadang sahabat dibuang begitu saja. Hmm bukan dibuang juga sih. Mulai tidak dianggap gitu sih keberadaannya. Pasti segala sesuatunya yang diutamakan dialihfungsikan ke pacar. Apa-apa semuanya jadi pacar. Padahal belum tentu loh pacar itu sepeduli sahabat kita. Bahkan ada sebagian orang yang mengorbankan sahabatnya demi seorang pacar. Kalo yang orangnya pinter sih gak mudah kejebak begitu aja.
Agak aneh ya? Ahaha sedikit curhat sih ini wkwkw..
Oke. Abaikan~ lanjut lagi yaaa..
ini sebagai ilustrasi aja. Ketika jomblo kamu akan selalu menggantungkan hidupmu kepada seorang sahabat. Pas udah ga jomblo kamu lupa ga sama sahabat? Lupa kali ya.. orang tiap hari di otak cuma ada "pacar..pacar.. oh pacaaar" Nah, pas putus kamu curhatnya sama siapa? Ayooo sama siapa? sama Sahabat yang waktu itu pernah kamu lupain kan? Ahaha ngaku aja deh.

Ahaha.. lucu juga sih kalo diliat-liat ilustrasi yang di atas.
Bahkan menurut survey saya yang dibantu oleh @JawabJUJUR mengenai pertanyaan saya tentang sahabat. Hasilnya bener-bener mengagetkan.
pertanyaannya kaya gini: "Punya janji sama sahabat, tiba-tiba si doi ngajakin jalan di waktu yang sama. Kamu pilih mana? #JJ | @bibehm

Jawabannya sih emang kebanyakan milih sama sahabat. Bahkan ga dikit pula yang jawab "mending sama doi." Ya gapapa jujur. Daripada bilang milih jalan sama sahabat. Tapi nyatanya memilih jalan sama pacarnya. Hehehe piss ya mas mbak (*¯︶¯*)

Pernah gak kamu berpikir kalau kamu sudah terlalu percaya sama pacar melebihi ke sahabat terus tiba-tiba putus? Nah looh?! *Kebakaran jenggot*
Sedangkan sahabat tetaplah sahabat sampai kapanpun itu. Trust me trust meeee!! *Yang setuju retweet ya! *Lah?

Ini agak ngelantur ya. Tapi pikir-pikir deh, jangan sampai menyesal dikemudian hari. Karena saya pernah denger cerita temen saya. Dia udah sayang banget sama pacarnya semua rahasia dicurhatin. Pokoknya udah iya banget deh. Eh besoknya malah putus. Dan yang lebih mengenaskannya lagi rahasia yang pernah diceritakan itu dibongkar sama orang yang statusnya sudah jadi mantan itu. Wuidiiiih serem (~_~メ)
Gimana kakaknya? Takut ga? Pikir itu pelita loh kalo kata pepatah :)

terus saya juga pernah baca sms broadcast gitu, yang begini isinya:
"kalau sahabat lagi marah sama kamu, terus kamu konsulnya ke pacar jawabannya kebanyakan kaya gini ⇨ yaudah sih temen bukan dia doang. Ada aku ini muaaah :*"

kalau pacar lagi marah sama kamu. Terus kamu konsul ke sahabat kebanyakan jawabannya gini ⇨ yaudah dia baik kok. Mungkin dia lagi kesel aja sama lo. Nanti juga kalian membaik lagi. Sabar aja yaa :')

terenyuh banget bacanya :')
kasian para sahabat yang dalam kondisi sulit seperti di atas. Keberadaan mereka memang sangat berharga. Percayalah kacang tak pernah lupa sama kulitnya (baca cerpennya di sini)
Sahabat akan senang dan tersenyum melihat sahabatnya yang lain bahagia walau harus meninggalkan sahabatnya demi kepentingannya yang lain :')

Sahabat oh sahabat.. I love youuuuu ♥

Comments

Popular posts from this blog

TAKARIR ATAU CAPTION?

Halo, perkenalkan nama saya Labibah, tapi saya lebih akrab dengan sapaan Bibeh. Saya suka menulis dan membaca dan kebetulan juga saya berprofesi sebagai pendidik. Saya lebih senang disebut pendidik karena mendidik itu lebih dari sekadar mengajar. Di sini, saya akan menyampaikan sedikit materi tentang penulisan takarir. Hmm takarir? Mungkin banyak yang bertanya-tanya apa itu takarir? Takarir ada tulisan penjelasan. Bisa berupa penjelasan arti dari percakapan sepanjang film asing ( subtitle ) atau penjelasan tulisan mengenai gambar ( caption ) yang disebut dengan takarir gambar. Baik takarir ataupun takarir gambar sudah ada definisinya di Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi terbaru yaitu edisi ke-V seperti yang ada pada gambar berikut, Belum punya KBBI, ya? Unduh dulu, yuk! Ini aplikasi resmi dari Pusat Pengembangan Bahasa di bawah naungan Kementerian Pedidikan dan Kebudayaan. Ti...

Pulang

Seringkali terpikirkan dalam benak ini kepada orang-orang yang dengan mudahnya menemukan pasangan dalam hidupnya, entah dengan unsur kesengajaan ataupun atas skenario tuhan. Ingin berteriak tuhan tak adil rasanya sangat lebih tak adil mengingat apa yang selama ini kita dapatkan melebihi apa yang orang lain belum dapatkan. Sudah seberusaha mungkin diri ini menjatuhi cinta pada siapapun yang coba mendekat, namun nihil. Entah apa yang telah menggerayangi tubuh ini. Aku lebih menikmati kesendirian atau mungkin memaksakan diri dalam kenyamanan yang telah kukenakan. Pernah kucoba, tapi kandas begitu saja, entah ada unsur kecemburuan tuhan atau memang mereka   datang hanya sebagai sebuah pembelajaran dengan ujian akhir yang lebih dan selalu sulit daripada latihan-latihan soal di sekolah. Pernah kehilangan sesuatu yang bodoh karena hal yang bodoh, dan dengan bodohnya, aku masih saja menyesali kebodohanku. Sungguh bodoh, bukan? Pemilih? Sepertinya yang terlihat memang seperti ...

mau bersua sebentar

udah lama ya gak ngepost di blog.. kali ini ogut mau nge-share tentang "Lajang? Kenapa Malu?" Mungkin bagi sebagian orang ga tahan untuk berlama-lama menjomblo. Gini aja deh, kalo pacaran kan juga capek sendiri. Kenapa? Karena cuma nambahin beban pikiran aja.  pacaran atau single ya sama aja sih menurut ogut. lah iya, sama-sama belum dsahkan oleh negara dan agama menjadi pasangan yang halal. Ah ribet.. intinya ya sama-sama belum nikah (X_X). gitu. udah ya cukup sampai di sini. Nantikan postingan selanjutnya :p